Weka Online -- SMK Wikarya Karanganyar Surakarta

Visi dan Misi SMK Wikarya

Tujuan yang dicanangkan oleh SMK Wikarya, yang harus dicapainya, adalah mendidik tenaga kerja tingkat menengah yang profesional, kompeten, berjiwa besar, dan mampu berkompetisi di mana pun mereka kelak bekerja; harapan kami adalah agar dapat mencetak suatu angkatan kerja yang handal dengan dilandasi keimanan, akhlak serta budi-pekerti yang luhur

Karena itu, penyelenggaraan proses belajar-mengajar di sekolah kami didasarkan pada sistem ganda -- memberi kesempatan seluas-luasnya kepada para siswa untuk belajar langsung lewat praktik, dengan sasaran-sasaran pelatihan ketrampilan yang akan mereka perlukan setelah lulus nanti.

Salah satu keunggulan sekolah kejuruan adalah ketersediaan pilihan antara meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi atau langsung bekerja setamat SMK. Namun kenyataan menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan SMK umumnya tidak menempuh pilihan pertama, lantaran berbagai alasan (terutama alasan finansial). Karena itu, SMK Wikarya lebih memfokuskan diri pada penggemblengan tenaga kerja kompeten, sesuai dengan harapan para orangtua dan wali siswa kami.

Sekalipun harapan kami adalah agar para alumni SMK Wikarya mampu menerapkan apa yang mereka pelajari di sekolah, tidak semua hal berada dalam wilayah kompetensi staf pengajar kami, karena hal-hal tersebut tidak tercakup dalam kurikulum pendidikan. Ini pun tidak kami abaikan. Kami berusaha untuk memberikan bekal-bekal tambahan dari berbagai sumber luar sekolah, bila mungkin membawa para siswa langsung kepada ahlinya (lihat program Studi Banding dan Suplemen Pendidikan kami). Para siswa musti menguasai segala jenis ketrampilan sesuai minat dan bakat mereka.

Kemampuan adaptasi merupakan salah satu unsur yang kami pupuk dalam diri para siswa, karena kenyataan dunia kerja akan senantiasa berlainan dengan situasi di lingkup sekolah. Tanpa kemampuan ini, ketangguhan pekerja akan sulit terbentuk -- pekerja yang kaku dan tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan tentu akan mengalami kesulitan setiap kali terjadi pembaruan, dan sulit menerima inovasi, sementara keduanya merupakan realitas dunia usaha dan industri.

Kenyataan pulalah yang menjadi acuan pertimbangan kami untuk menempa jiwa wirausaha dalam diri para siswa. Tidak semua lulusan SMK Wikarya akan bekerja untuk orang lain, dalam perusahaan-perusahaan besar, dan semacamnya. Sebagian dari mereka, lantaran ketatnya persaingan atau karena memang tidak menginginkan pekerjaan itu, akan menjadi wirausahawan/wirausahawati; menjadi sosok-sosok pekerja mandiri. Kami berusaha untuk membekali mereka sedemikian rupa sehingga mereka mampu menjalankan usaha sendiri yang cukup andal.

Bekal-bekal para siswa untuk memasuki dunia kerja tentu tak cukup bila hanya masalah ketrampilan belaka yang kami tempa. Mereka pun musti menjadi insan-insan yang beriman serta memiliki kepekaan sosial. Nilai-nilai seperti rasa kebersamaan, empati, saling menghormati, kesediaan untuk berdialog, keterbukaan, dan sebagainya, adalah bekal spiritual para siswa yang harus pula ditanamkan. Semua itu menandakan kematangan atau kedewasaan emosional, serta memungkinkan tumbuhnya kemampuan berorganisasi, dan mendorong inovasi. Kualitas-kualitas tersebut akan membantu mereka menjalani kehidupan nyata dengan sukses usai menamatkan pendidikan formal di SMK Wikarya. Semoga.