Pengantar Kepala Sekolah
Dari Redaksi

Ass. Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Pertama-tama, saya, atas nama seluruh keluarga besar SMK Wikarya Karanganyar, mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas waktu yang Anda luangkan untuk menjenguk situs 'Weka Online' ini.
Memang hanya sebuah situs yang sederhana, dan prestasi kami pun tak seberapa; namun kehadiran kami di dunia maya (virtual world) ini kiranya dapat turut menambah kesemarakan khasanah pendidikan Indonesia di internet.
SMK Wikarya adalah sekolah menengah satu-satunya di Karanganyar yang memiliki situs di internet sejak tahun 2000.
Karena itu, apabila Anda kebetulan sempat sekilas memperhatikan angka jumlah pengunjung situs 'Weka Online' pada halaman indeks, yang tertera di sana adalah jumlah pengunjung sejak tahun 2000, terhitung sejak situs kami belum di'parkir' di kawasan (domain) yang sekarang.
Pada waktu itu, situs kami hanya 'menumpang' sebuah penyedia jasa layanan internet gratis, dengan hanya halaman indeks saja, dengan nama 'Viva Wikarya' (bahasa Latin, dengan arti 'Hidup Wikarya'; klik di sini untuk situs lama tersebut). Yang penting bagi kami pada saat itu hanyalah mencoba-coba medium yang relatif baru ini, serta sekadar 'meninggalkan kartu nama' di dunia maya.
Kemudian, ketika situs 'Weka Online' ini sedang digarap, pada tahun 2005, ada sebuah lagi situs bertemakan SMK Wikarya, yang dibuat oleh seorang warga Surakarta. Situs tersebut tidak akurat dan tidak memuat informasi tentang SMK Wikarya sebagaimana mestinya, namun upaya ini pun kami hargai (klik di sini untuk melihat situs tanpa otorisasi [unofficial site] bernama SMK Wikarya ini).
Barangkali akan ada yang bertanya, untuk apa SMK Wikarya hadir di internet? Bukankah kami 'sekolahan ndésa', hanya berurusan dengan sistem serta struktur tradisional dan semi-modern, lebih-lebih sebagian besar kerabat para siswa dan bahkan lingkungan dekat para guru pun belum pernah menyentuh komputer sama sekali?
SMK Wikarya didirikan dengan semangat yang, untuk saat itu, 'mendahului zaman' (lihat Sejarah SMK Wikarya). Ketika belum ada satu pun sekolah menengah kejuruan ekonomi di Kabupaten Karanganyar yang dikelola oleh lembaga atau perorangan non-pemerintah, kami telah memberanikan diri untuk menawarkan pendidikan alternatif kepada masyarakat pada masa itu, berbekal 'kenekatan' idealistis dan optimisme yang berlandaskan kepedulian kami terhadap perkembangan dunia pendidikan kita.
Kini usia SMK Wikarya telah lebih dari tiga dasawarsa. Bukan lagi usia anak muda, melainkan usia di mana kematangan telah menjelang. Perjalanan sejarah kami selama ini menguatkan keyakinan kami sejak awal, yakni bahwa inovasi dan pembaruan adalah sesuatu yang terjadi sesuai perkembangan zaman, sementara inisiatif adalah nilai yang musti dihargai di segala bidang (lihat Visi dan Misi SMK Wikarya). Wikarya adalah SMK swasta tertua di Karanganyar; bila kami tidak memulainya, siapa lagi?
Dunia telah, sedang, dan akan berkembang dalam kecepatan yang kian meninggi. Dalam dunia yang demikian, banyak hal menjadi aus dan usang jauh lebih cepat (dan rentang hidupnya menjadi semakin singkat) dibandingkan dulu.
Anda dapat menyaksikan sendiri contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Telepon seluler, misalnya, mengalami evolusi yang luarbiasa cepatnya dibandingkan telepon rumah; hanya dalam waktu beberapa bulan saja teknologinya sudah menjadikan edisi terdahulu ketinggalan zaman, sementara telepon rumah membutuhkan waktu seratus tahun hanya untuk menjadi nirkabel.
Begitu juga internet di Indonesia. Sejak pertengahan 1990-an, perkembangan internet sangatlah cepat, dan istilah yang sudah begitu klise ini, 'globalisasi', sesungguhnya merupakan buah baurnya batas-batas geografis yang terjadi di dunia maya. Bukan globalisasi namanya bila kita membiarkan cakrawala kita tak berkembang, dan menutup pintu dari perkembangan dunia (klik di sini untuk Sejarah Komputer dan Internet).
Pada tahun 2005, di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, telah dimulai sistem pendaftaran siswa baru untuk SMA yang dilakukan melalui internet, dan pendaftaran dengan cara serupa untuk siswa baru tingkat SMP pada tahun 2006. Ternyata mendaftar sekolah secara online, yang memang jauh lebih cepat dan lebih mudah, memperoleh sambutan baik dari masyarakat. Jawa Tengah diharapkan segera menyusul.
Banyak pengamat menyatakan bahwa kita hidup di 'era informasi'; sebuah istilah yang salah-kaprah namun intinya menyentuh sasaran. Kami yakin bahwa memandang ke depan adalah sikap yang paling tepat, meski tanpa melupakan tengokan ke belakang untuk belajar dari masa silam.
Mungkin pada saat ini internet belum sampai ke desa-desa di mana 'khalayak' kami berdiam. Tetapi masa depan akan segera menjangkau mereka; pada saatnya nanti, kala batas-batas geografis tak lagi merupakan pemisah hubungan antarmanusia, kami ingin menyambutnya dalam keadaan siap agar tidak gelagapan hanya karena gagap teknologi.
SMK Wikarya memiliki akses internet sejak tahun 2000 lalu. Para guru dan siswa memahami betapa luasnya wilayah maya ini; segala informasi, baik yang bermanfaat maupun yang tidak, yang menunjang pendidikan maupun yang malah merugikan, semuanya dapat diraih hanya dengan memencet tombol-tombol papan ketik komputer. Arus informasi tanpa batas tersebut adalah tantangan bagi individu maupun institusi untuk menempa kemampuan menyaring dan memilih; bukannya menghindar dan menutup akses.
Para siswa SMK Wikarya memperoleh pelajaran komputer dan bahasa Inggris (kami memiliki laboratorium khusus dengan fasilitas lengkap untuk keduanya) berkualitas tinggi, di bawah bimbingan staf pengajar berpengalaman. Mereka akan banyak bekerja menggunakan komputer. Sebagian, yang bekerja di luar negeri (lihat program bursa kerja bagi para alumni kami), dapat menggunakan fasilitas surat digital (email) untuk berhubungan dengan kami, dan suatu hari kelak, cepat atau lambat, mereka akan dapat menggunakan sarana-sarana teknologi yang kini barangkali belum terbayangkan, untuk berhubungan dengan kerabat dan teman-teman mereka di desa. Di awal 1990-an, kita belum bisa membayangkan begitu banyak orang (termasuk kita sendiri) akan memakai telepon seluler, bukan? Bagaimana dengan sekarang? Yang tak terbayangkan saat ini tidak berarti takkan ada. Antisipasi dan adaptasi diperlukan di sini.
Karena itu, 'Weka Online' bukanlah untuk 'gagah-gagahan'. Kami memasuki wilayah maya dengan tujuan agar visi dan misi SMK Wikarya dapat diketahui oleh siapa saja yang berminat. Sasaran situs ini adalah agar mampu tampil informatif dan edukatif. Bahkan sebuah sekolah desa berorientasi kerakyatan seperti SMK Wikarya pun mungkin dapat memberikan sedikit andil dalam memberikan informasi mengenai sekelumit dunia pendidikan Indonesia kepada khalayak yang berorientasi kosmopolitan dan global.
Informasi ini akan selalu aktual, karena sebuah situs di internet haruslah senantiasa direvisi sesuai dengan perkembangan, dan bukan hanya membuka sebuah situs lalu membiarkannya stagnan tanpa pernah diperbaharui.
Pada permulaannya kami memperoleh bantuan tenaga profesional, namun dalam waktu dekat pengelolaan situs ini akan segera ditangani oleh staf dan para siswa SMK Wikarya sendiri. Seperti halnya Majalah Aksara, situs ini pun akan menjadi ajang unjuk kreasi para siswa dan guru SMK Wikarya (lihat Buah Pikiran Staf Pengajar SMK Wikarya serta Tulisan-tulisan Para Siswa SMK Wikarya).
Situs 'Weka Online' ini juga memiliki profil sekolah kami dalam bahasa Inggris. Hal ini merupakan jawaban atas pengalaman terdahulu, yakni para pengunjung dari luar negeri yang ingin tahu tentang pendidikan di Indonesia, dan membutuhkan informasi dalam bahasa internasional.
Pendidikan adalah mengenai masa depan. Setiap pendidik memahami bahwa yang mereka kerjakan sekarang tidak akan memberikan hasil yang instan, melainkan buahnya akan masak di masa depan.
Mungkin masa depan itu akan segera datang, mungkin pula baru akan tiba saat kita sudah tiada. Keduanya sama saja; seorang pendidik yang baik tidak akan melalaikan fakta bahwa dirinya hanyalah penyemai bibit-bibit unggul yang akan menuntaskan sendiri proses belajarnya kelak di luar lingkup pendidikan formal. Inilah yang kami lakukan.
Sekian saja sekadar pengantar ini, dan, sekali lagi, terima kasih atas kunjungan Anda.
Wass. Wr. Wb.
Karanganyar, 17 Agustus 2005

Suhanto, BA, SH
Kepala Sekolah SMK Wikarya